Dekopinwil Sumbar Jalin Kerja Sama dengan Bursa Efek Indonesia dan PT. KISI: Buka Akses Koperasi ke Pasar Modal

PADANG — Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sumatera Barat menjalin kerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) untuk memperluas akses informasi pasar modal sekaligus memperkuat literasi keuangan bagi gerakan koperasi di Sumatera Barat.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan dokumen kerja sama pada Selasa (27/10/2026) di Kantor Dekopinwil Sumatera Barat. Kolaborasi ini diarahkan untuk membuka ruang edukasi dan memperkenalkan peluang pasar modal sebagai bagian dari pengembangan wawasan keuangan dan usaha koperasi.

Ketua Dekopinwil Sumatera Barat, Gun Sugianto, mengatakan kerja sama ini merupakan langkah untuk memperluas pengetahuan pengurus koperasi mengenai perkembangan sektor keuangan dan berbagai peluang pengembangan usaha.

“Kerja sama ini diharapkan memperluas wawasan pengurus koperasi tentang literasi keuangan dan pasar modal, sehingga mereka lebih siap mengembangkan usaha secara profesional dan berdaya saing,” ujar Gun Sugianto.

Salah satu program yang akan dikembangkan melalui kolaborasi ini adalah Sekolah Pasar Modal. Program tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran bagi pengurus koperasi dan masyarakat untuk memahami mekanisme pasar modal, mengenal berbagai instrumen investasi, serta mempelajari peluang dan risiko dalam mengambil keputusan keuangan.

Kepala Wilayah Kantor Perwakilan BEI Sumatera Barat, Early Saputra, menilai edukasi menjadi bagian penting dalam memperluas pemahaman masyarakat terhadap pasar modal.

“Melalui edukasi pasar modal, kami ingin semakin banyak pengurus koperasi memahami investasi, mengenali risikonya, dan mengambil keputusan keuangan secara bijak,” kata Early Saputra.

Sementara itu, Galeri Manajer PT KISI, Fandi Akhmad, berharap kolaborasi ini dapat memperluas kesempatan bagi koperasi untuk mempelajari pasar modal dan memahami berbagai pilihan dalam mengembangkan usaha.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat membuka akses edukasi pasar modal yang lebih luas bagi koperasi, sekaligus membantu pengurus memahami peluang investasi dan alternatif pengembangan usaha,” ujar Fandi Akhmad.

BACA JUGA  Pemerintah Siapkan HP Gratis untuk Penerima Bansos, Warga yang Belum Punya Ponsel Jadi Prioritas

Bagi gerakan koperasi, peningkatan literasi pasar modal diharapkan dapat memperkuat kemampuan pengurus dalam menyusun perencanaan keuangan, memahami perkembangan instrumen investasi, serta menilai peluang pengembangan usaha secara lebih terukur. Pengetahuan tersebut juga dapat membantu koperasi mengenali alternatif pendanaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas organisasinya.

Meski demikian, akses ke pasar modal memiliki mekanisme dan persyaratan yang berbeda-beda sesuai dengan instrumen yang dipilih. Karena itu, kerja sama ini tidak hanya perlu diarahkan pada pengenalan peluang, tetapi juga pada pemahaman mengenai risiko, kesiapan usaha, tata kelola, dan ketentuan yang berlaku.

Melalui Sekolah Pasar Modal dan program edukasi lainnya, Dekopinwil Sumatera Barat berharap semakin banyak pengurus koperasi memperoleh pemahaman yang memadai mengenai sektor keuangan. Dengan demikian, koperasi dapat mempertimbangkan peluang investasi maupun pendanaan secara cermat, sesuai dengan tujuan dan kebutuhan pengembangan usahanya.

Kolaborasi Dekopinwil Sumatera Barat, BEI, dan PT KISI ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan antara gerakan koperasi dan ekosistem pasar modal. Sinergi tersebut diharapkan memperluas wawasan pengurus, meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha, serta mendorong koperasi di Sumatera Barat tumbuh lebih profesional dan berdaya saing.

Terbaru

  • All Posts
  • BERITA
  • DEKOPINDA
  • harkopnas
DEKOPINDA
0
KOPERASI
0 +
ANGGOTA
0 K
RUPIAH
0 M+

OFFICE :Jl. S. Parman, Ulak Karang Utara, Kec. Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat