Wagub Sumbar Ajak Koperasi Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat, Dekopinwil Siap Perkuat Kolaborasi

Padang, 16 Juli 2026 – Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Sumatera Barat berlangsung khidmat di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat, Kamis (16/7/2026). Upacara dipimpin oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, yang menegaskan bahwa koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi rakyat sekaligus pilar utama pembangunan ekonomi daerah. Peringatan Harkopnas tahun ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, gerakan koperasi, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun koperasi yang modern, profesional, serta mampu menjawab tantangan perkembangan zaman. Koperasi Harus Mampu Menjawab Tantangan Zaman Dalam amanatnya, Wakil Gubernur Sumatera Barat menyampaikan bahwa koperasi tidak lagi dipandang sebagai lembaga ekonomi tradisional. Sebaliknya, koperasi harus mampu bertransformasi menjadi organisasi yang adaptif terhadap teknologi, memiliki tata kelola yang baik, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan anggotanya. Menurutnya, koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, memperluas kesempatan usaha, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan perlu bersama-sama memperkuat gerakan koperasi di Sumatera Barat. Dekopinwil Sumbar Siap Mendukung Program Pemerintah Ketua Dekopinwil Sumatera Barat, Gun Sugianto, SH., MH., yang turut menghadiri upacara tersebut menyambut baik komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam memberikan perhatian terhadap perkembangan koperasi. Menurut Gun Sugianto, arahan Wakil Gubernur sejalan dengan visi Dekopinwil Sumbar untuk menghadirkan koperasi yang lebih sehat, profesional, dan berdaya saing. “Apa yang disampaikan Bapak Wakil Gubernur menjadi penyemangat bagi seluruh gerakan koperasi di Sumatera Barat. Saatnya koperasi melakukan transformasi, baik dari sisi tata kelola, kualitas sumber daya manusia, maupun pemanfaatan teknologi digital agar semakin dipercaya masyarakat,” ujar Gun Sugianto. Selain itu, ia menilai koperasi memiliki peluang besar menjadi penggerak ekonomi daerah apabila mampu beradaptasi dengan perkembangan digital dan memperkuat sektor usaha produktif. “Dekopinwil Sumatera Barat berkomitmen terus memperkuat pembinaan koperasi, meningkatkan kapasitas pengurus, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan lembaga keuangan. Dengan demikian, koperasi benar-benar menjadi sokoguru ekonomi rakyat sebagaimana cita-cita para pendiri bangsa,” tambahnya. Momentum Memperkuat Gerakan Koperasi Peringatan Harkopnas ke-79 juga menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan gerakan koperasi dalam menghadapi tantangan ekonomi nasional maupun global. Dekopinwil Sumatera Barat berharap semangat Hari Koperasi Nasional tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Sebaliknya, momentum ini harus menjadi titik awal lahirnya koperasi-koperasi yang inovatif, transparan, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Sejalan dengan itu, Dekopinwil Sumbar akan terus mendorong digitalisasi koperasi, peningkatan kualitas kelembagaan, serta pengembangan usaha berbasis potensi lokal agar koperasi semakin berdaya saing dan menjadi pilihan utama masyarakat dalam mengembangkan ekonomi bersama.

Gun Sugianto Hadiri Puncak Harkopnas di Jakarta Bersama Presiden Prabowo, Tegaskan Koperasi Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Rakyat

Jakarta, 12 Juli 2026 – Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sumatera Barat, Gun Sugianto, SH, MH, menghadiri puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 yang diselenggarakan pada Minggu, 12 Juli 2026, di Jakarta. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), kepala daerah, serta ribuan insan koperasi dari seluruh Indonesia. Kehadiran Presiden menjadi bukti kuat komitmen pemerintah dalam menjadikan koperasi sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi nasional. Peringatan Harkopnas tahun ini mengusung semangat memperkuat peran koperasi agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di tengah tantangan global. Ribuan insan koperasi dari seluruh Indonesia, mulai dari pengurus Dekopin pusat, Dekopin wilayah, pelaku koperasi, hingga tokoh-tokoh nasional, turut memadati kegiatan yang menjadi momentum konsolidasi gerakan koperasi Indonesia. Sebagai Ketua Dekopinwil Sumatera Barat, Gun Sugianto menyatakan kehadirannya pada Harkopnas bukan sekadar memenuhi undangan seremonial, melainkan sebagai bentuk komitmen untuk membawa semangat pembaruan koperasi ke Sumatera Barat. “Kehadiran Presiden Prabowo pada peringatan Hari Koperasi Nasional menjadi pesan yang sangat kuat bahwa koperasi kembali ditempatkan sebagai salah satu instrumen strategis pembangunan ekonomi nasional. Momentum ini harus kita manfaatkan untuk mempercepat transformasi koperasi agar semakin profesional, modern, dan mampu bersaing,” ujar Gun Sugianto. Menurutnya, koperasi di Sumatera Barat memiliki modal sosial yang sangat besar karena budaya gotong royong, musyawarah, dan kebersamaan telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Oleh karena itu, penguatan kelembagaan, digitalisasi, tata kelola yang baik, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia harus menjadi agenda bersama. Gun Sugianto juga menilai bahwa arah kebijakan pemerintah yang memberi perhatian lebih besar terhadap koperasi perlu disambut dengan kesiapan daerah dalam membangun koperasi yang sehat, produktif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya. “Kami di Dekopinwil Sumatera Barat siap mendukung setiap kebijakan pemerintah dalam memperkuat koperasi. Fokus kami adalah meningkatkan kualitas koperasi, memperluas akses pembiayaan, mendorong digitalisasi, serta melahirkan koperasi yang mampu menjadi penggerak ekonomi riil dan membuka lapangan kerja,” tegasnya. Ia berharap semangat Harkopnas ke-79 menjadi titik awal lahirnya koperasi-koperasi modern yang tidak hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar. Kehadiran Gun Sugianto dalam peringatan Harkopnas juga menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara Dekopinwil Sumatera Barat dengan pemerintah pusat, Dekopin, serta seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem koperasi yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing. Melalui momentum Hari Koperasi Nasional, Dekopinwil Sumatera Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendorong koperasi sebagai penggerak utama ekonomi rakyat sekaligus pilar penting dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri, adil, dan sejahtera.

Harkopnas ke-79 Padang Pariaman Berlangsung Meriah, Endarmi: Koperasi Harus Menjadi Pilar Utama Kebangkitan Ekonomi Rakyat

PADANG PARIAMAN – Semangat kebersamaan dan gotong royong mewarnai peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Padang Pariaman yang diselenggarakan oleh Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Padang Pariaman pada Minggu, 12 Juli 2026, di depan Kantor Camat 2 x 11 Enam Lingkung, Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan berlangsung semarak dan dipadati masyarakat dari berbagai nagari. Selain menjadi ajang silaturahmi gerakan koperasi, Harkopnas tahun ini juga menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, di antaranya Jalan Jantung Sehat dan Bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan pelaku usaha lokal. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari dengan tingginya partisipasi peserta dalam seluruh rangkaian acara. Perayaan Harkopnas ke-79 dihadiri oleh Bupati Padang Pariaman, Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kabupaten Padang Pariaman, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman, para pengurus dan anggota koperasi, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta ratusan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Kehadiran berbagai unsur pemerintah, legislatif, dan gerakan koperasi tersebut menjadi bukti kuatnya komitmen bersama dalam mendorong koperasi sebagai pilar pembangunan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Padang Pariaman. Ketua Panitia, Dasril, SH, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Harkopnas ke-79. Menurutnya, keberhasilan acara merupakan hasil kerja sama seluruh panitia, pemerintah daerah, para donatur, serta dukungan masyarakat. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan Harkopnas ke-79 tingkat Kabupaten Padang Pariaman dapat terlaksana dengan baik. Ini merupakan hasil dari semangat gotong royong dan kolaborasi semua pihak. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM, seluruh donatur, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan,” ujar Dasril. Ia berharap peringatan Hari Koperasi Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu membangkitkan semangat seluruh insan koperasi untuk terus meningkatkan kualitas kelembagaan, profesionalisme pengelolaan, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggota dan masyarakat. Ketua Dekopinda Padang Pariaman, Endarmi, yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat sekaligus Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sumbar, mengatakan bahwa koperasi harus menjadi kekuatan utama dalam membangun ekonomi masyarakat dari tingkat nagari hingga nasional. “Koperasi bukan hanya lembaga ekonomi, tetapi juga gerakan yang dibangun atas nilai kebersamaan, gotong royong, dan keadilan. Kita harus menjadikan koperasi sebagai pilihan utama dalam memperkuat ekonomi rakyat. Dengan tata kelola yang baik, pemanfaatan teknologi, dan dukungan pemerintah, saya yakin koperasi akan semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Endarmi. Ia juga mengajak seluruh koperasi di Padang Pariaman agar terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat tata kelola organisasi, dan melakukan transformasi digital agar mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis. Dalam sambutannya, Bupati Padang Pariaman menyampaikan apresiasi kepada Dekopinda Padang Pariaman beserta seluruh panitia yang telah menyelenggarakan Harkopnas dengan baik. Menurutnya, koperasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat UMKM, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. “Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman akan terus mendukung perkembangan koperasi yang sehat, profesional, dan produktif. Koperasi harus menjadi wadah yang mampu memperkuat ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing pelaku usaha di daerah. Saya mengapresiasi penyelenggaraan Jalan Jantung Sehat dan Bazar UMKM pada Harkopnas tahun ini karena menjadi ruang bagi masyarakat untuk hidup sehat sekaligus mendukung produk-produk lokal. Mari jadikan koperasi sebagai penggerak utama ekonomi daerah,” ujar Bupati. Bupati juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, Dekopinda, pelaku usaha, lembaga keuangan, serta masyarakat terus diperkuat sehingga koperasi dapat menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan di Kabupaten Padang Pariaman. Turut hadir mewakili Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sumatera Barat, Wakil Ketua Umum Dekopinwil Sumbar, Dolla Indra, yang menyampaikan bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap koperasi saat ini semakin besar. Dalam sambutannya, Dolla Indra mengatakan bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan perhatian yang sangat serius terhadap kebangkitan koperasi melalui penguatan regulasi maupun peningkatan dukungan anggaran. “Konsentrasi Presiden Prabowo Subianto terhadap koperasi sangat besar. Pemerintah memberikan perhatian lebih, baik dari sisi regulasi maupun dukungan anggaran. Ini merupakan kesempatan emas bagi gerakan koperasi untuk bangkit, bertransformasi, dan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan Indonesia,” ungkap Dolla Indra. Ia menambahkan bahwa Dekopinwil Sumatera Barat menyambut baik arah kebijakan pemerintah pusat tersebut dan mengajak seluruh gerakan koperasi di Sumatera Barat untuk memanfaatkan momentum ini melalui penguatan kelembagaan, digitalisasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pada kesempatan itu, Dolla Indra juga menginformasikan bahwa puncak Hari Koperasi Nasional ke-79 tingkat Provinsi Sumatera Barat akan dilaksanakan melalui Upacara Harkopnas pada 16 Juli 2026, yang akan dirangkai dengan berbagai kegiatan seperti Pemilihan Duta Koperasi SMA/SMK se-Sumatera Barat, Lomba Business Plan bekerja sama dengan Universitas Bung Hatta, Lomba Cerdas Cermat Koperasi, Turnamen Domino, Dekopin Goes to Campus, Seminar Koperasi, hingga malam penganugerahan Dekopinwil Award sebagai bentuk apresiasi kepada insan koperasi yang telah berkontribusi bagi kemajuan gerakan koperasi. Peringatan Harkopnas ke-79 di Kabupaten Padang Pariaman menjadi bukti nyata bahwa semangat berkoperasi terus tumbuh di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi pemerintah, gerakan koperasi, dunia usaha, dan masyarakat, koperasi diharapkan semakin modern, berdaya saing, serta menjadi pilar utama dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dekopinwil Sumbar Matangkan Persiapan Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79, Libatkan Berbagai Elemen Gerakan Koperasi

PADANG – Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sumatera Barat menggelar rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 di Kantor Dekopinwil Sumbar, Kamis (9/7). Rapat tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Harkopnas berjalan sukses dan melibatkan seluruh elemen gerakan koperasi di Sumatera Barat. Rapat dipimpin oleh Ketua Dekopinwil Sumatera Barat, Gun Sugianto, serta dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat Dr. H. Endrizal, S.E., M.Si. beserta jajaran, perwakilan koperasi sekunder, serta pengurus Dekopinwil Sumbar. Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 tahun ini mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, yang mencerminkan komitmen menjadikan koperasi sebagai pilar utama penguatan ekonomi rakyat sekaligus mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan. Dalam rapat tersebut dibahas berbagai aspek teknis pelaksanaan upacara Harkopnas, mulai dari susunan acara, koordinasi lintas instansi, kesiapan peserta, hingga rangkaian kegiatan pendukung yang akan dilaksanakan sepanjang bulan peringatan Hari Koperasi. Rencananya, upacara puncak Hari Koperasi Nasional tingkat Provinsi Sumatera Barat akan dilaksanakan pada 16 Juli 2026 di Lapangan Kantor Gubernur Sumatera Barat, dengan Gubernur Sumatera Barat dijadwalkan bertindak sebagai pembina upacara. Selain pelaksanaan upacara, Dekopinwil Sumbar juga telah menyiapkan sejumlah kegiatan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengenal dan mencintai koperasi. Berbagai kegiatan tersebut meliputi: Ketua Dekopinwil Sumatera Barat, Gun Sugianto, mengatakan bahwa peringatan Hari Koperasi tahun ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum memperkuat semangat berkoperasi di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang. “Tema Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya harus menjadi semangat bersama seluruh insan koperasi. Kami ingin Hari Koperasi tahun ini benar-benar menjadi momentum kebangkitan gerakan koperasi di Sumatera Barat melalui berbagai kegiatan yang edukatif, kompetitif, dan melibatkan masyarakat luas, khususnya generasi muda,” ujar Gun Sugianto. Menurutnya, keterlibatan pemerintah daerah, gerakan koperasi, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci untuk membangun koperasi yang semakin profesional, modern, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Gun Sugianto juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Koperasi dan UKM yang terus bersinergi bersama Dekopinwil dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Hari Koperasi Nasional tahun ini. “Kami berharap seluruh koperasi di Sumatera Barat dapat berpartisipasi aktif sehingga Hari Koperasi menjadi milik bersama. Koperasi harus terus menunjukkan eksistensinya sebagai kekuatan ekonomi rakyat yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat, Dr. H. Endrizal, S.E., M.Si., menyampaikan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung penuh pelaksanaan Harkopnas ke-79. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan gerakan koperasi menjadi faktor penting dalam memperkuat kelembagaan koperasi agar semakin sehat, produktif, dan berdaya saing. Melalui rangkaian kegiatan yang telah disiapkan, Dekopinwil Sumbar berharap peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 tidak hanya menjadi ajang peringatan tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi, meningkatkan literasi perkoperasian, serta mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki semangat berkoperasi demi mewujudkan Indonesia yang semakin maju dan sejahtera.

Era Baru Gerakan Koperasi Sumbar, Gun Sugianto Siapkan Transformasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Rakyat

PADANG – Gerakan koperasi di Sumatera Barat memasuki momentum baru. Pengukuhan kepengurusan Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sumatera Barat periode 2025–2030 menjadi titik awal konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat agenda transformasi koperasi agar semakin profesional, produktif dan mampu menjadi salah satu kekuatan utama ekonomi daerah. Gun Sugianto, SH, MH resmi memimpin Dekopinwil Sumbar setelah kepengurusan periode 2025–2030 dikukuhkan oleh Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Bambang Haryadi, di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat, Sabtu (4/7/2026). Pengukuhan tersebut turut dihadiri Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia Ahmad Zabadi, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, jajaran pimpinan Dekopin, pemerintah daerah, Dekopinda kabupaten dan kota, koperasi sekunder serta berbagai pemangku kepentingan gerakan koperasi. Kepemimpinan baru Dekopinwil Sumbar membawa agenda besar untuk memperkuat kembali posisi koperasi sebagai instrumen pembangunan ekonomi masyarakat. Koperasi didorong tidak hanya menjalankan kegiatan usaha konvensional, khususnya simpan pinjam, tetapi mulai membangun unit usaha produktif dan masuk ke berbagai sektor riil yang memiliki potensi ekonomi besar. Pemerintah Dorong Koperasi Bertransformasi Sekretaris Kementerian Koperasi RI Ahmad Zabadi menekankan pentingnya transformasi model bisnis koperasi. Perubahan struktur ekonomi dan perkembangan dunia usaha menuntut koperasi meningkatkan kapasitas kelembagaan, profesionalisme pengelolaan serta keberanian memasuki sektor-sektor ekonomi produktif. Koperasi dinilai memiliki peluang besar menjadi bagian penting dari rantai produksi dan distribusi nasional. Mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, pangan, pariwisata, ekonomi kreatif hingga pengelolaan berbagai potensi sumber daya daerah dapat dikembangkan melalui kelembagaan koperasi. Sumatera Barat memiliki posisi strategis dalam pembangunan gerakan koperasi nasional. Sebagai daerah kelahiran Mohammad Hatta yang dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia, Sumatera Barat diharapkan mampu menjadi salah satu contoh pengembangan koperasi modern yang profesional, adaptif dan mampu mengikuti perkembangan ekonomi. Transformasi tersebut menjadi penting agar koperasi tidak hanya memiliki jumlah anggota yang besar, tetapi juga mempunyai kekuatan bisnis dan memberikan manfaat ekonomi secara nyata kepada anggotanya. Peluang Pembiayaan Koperasi hingga Rp250 Miliar Pemerintah juga membuka peluang pembiayaan bagi koperasi yang memiliki usaha produktif dan memenuhi persyaratan. Melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), tersedia instrumen pembiayaan yang dapat mencapai Rp250 miliar untuk mendukung pengembangan bisnis koperasi. Keberadaan fasilitas pembiayaan tersebut menjadi peluang bagi koperasi di Sumatera Barat untuk melakukan ekspansi usaha. Namun, akses terhadap pembiayaan harus diikuti dengan peningkatan tata kelola organisasi, profesionalisme manajemen, transparansi keuangan serta kemampuan menyusun model bisnis yang berkelanjutan. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu tantangan penting dalam pengembangan koperasi. Pengurus dan pengelola koperasi perlu meningkatkan kompetensi di bidang manajemen usaha, keuangan, pemasaran, teknologi digital serta pembangunan jaringan bisnis. Gun Sugianto Siapkan Penguatan Gerakan Koperasi Ketua Dekopinwil Sumbar Gun Sugianto menegaskan kesiapan organisasi yang dipimpinnya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi masyarakat. Dekopinwil memiliki peran dalam melakukan pendampingan, fasilitasi, edukasi, mediasi dan advokasi terhadap koperasi primer maupun koperasi sekunder. Fungsi tersebut akan diperkuat agar koperasi di Sumatera Barat semakin sehat secara kelembagaan dan mampu berkembang secara bisnis. Konsolidasi organisasi juga akan dilakukan bersama Dekopinda di 19 kabupaten dan kota serta koperasi sekunder yang berada di Sumatera Barat. Koordinasi tersebut diperlukan untuk memetakan potensi, permasalahan dan peluang pengembangan koperasi di setiap daerah. Dengan pemetaan yang baik, program pengembangan koperasi dapat disusun berdasarkan karakteristik dan potensi ekonomi masing-masing wilayah. Terpilih Aklamasi dalam Musyawarah Wilayah Sebelum resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dekopinwil Sumbar, Gun Sugianto terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah Dekopin Sumbar yang berlangsung pada Oktober 2025. Pemilihan dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat dengan dukungan 19 Dekopinda kabupaten dan kota serta sembilan koperasi sekunder di Sumatera Barat. Kepengurusan Dekopinwil Sumbar periode 2025–2030 diisi perpaduan tokoh senior dan generasi muda dari berbagai latar belakang organisasi, dunia usaha dan gerakan koperasi. Komposisi kepengurusan tersebut diharapkan mampu menghadirkan gagasan baru sekaligus memperkuat jaringan kerja sama untuk membangun ekosistem koperasi di Sumatera Barat. Koperasi Didorong Masuk Sektor Strategis Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy juga mendorong koperasi untuk berani memasuki berbagai sektor ekonomi yang selama ini belum dikelola secara maksimal melalui kelembagaan koperasi. Salah satu sektor yang memiliki peluang dikembangkan adalah olahraga. Ekosistem olahraga memiliki aktivitas ekonomi yang cukup luas, mulai dari industri perlengkapan olahraga, pengelolaan fasilitas, penyelenggaraan kompetisi, pemasaran produk, ekonomi kreatif hingga pengembangan usaha yang melibatkan atlet dan masyarakat. Pembentukan dan pengembangan koperasi olahraga dapat menjadi salah satu instrumen untuk membangun kemandirian ekonomi dalam ekosistem olahraga. Selain olahraga, sektor pertambangan rakyat juga dinilai memiliki peluang untuk dikelola melalui kelembagaan koperasi. Koperasi dapat menjadi wadah masyarakat dalam membangun usaha bersama yang lebih terorganisasi, profesional dan memberikan manfaat ekonomi kepada anggotanya dengan tetap mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan. Masuknya koperasi ke sektor-sektor strategis diharapkan mampu membuka lapangan usaha baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Digitalisasi Jadi Kebutuhan Gerakan Koperasi Transformasi koperasi juga membutuhkan dukungan teknologi digital. Digitalisasi dapat diterapkan mulai dari sistem administrasi organisasi, database anggota, laporan keuangan, pengelolaan usaha hingga pemasaran produk koperasi. Pemanfaatan teknologi juga dapat membuka peluang pembangunan jaringan bisnis antarkoperasi. Koperasi produsen, koperasi konsumen dan koperasi yang bergerak di bidang distribusi dapat membangun rantai pasok bersama sehingga tercipta ekosistem ekonomi yang saling menguatkan. Dekopinwil Sumbar diharapkan dapat mengambil peran dalam mendorong pembangunan ekosistem digital tersebut. Dengan dukungan data koperasi yang terintegrasi, pemerintah dan organisasi gerakan koperasi dapat memetakan kondisi koperasi secara lebih akurat sekaligus menyusun kebijakan dan program pembinaan berdasarkan kebutuhan di lapangan. Sinergi Koperasi Merah Putih Penguatan gerakan koperasi di Sumatera Barat juga memiliki keterkaitan dengan program nasional pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Keberadaan koperasi tersebut membuka peluang untuk memperluas jaringan ekonomi masyarakat hingga tingkat nagari, desa dan kelurahan. Dekopinwil Sumbar dapat mengambil peran dalam memberikan edukasi, pendampingan serta membantu meningkatkan kapasitas pengurus dan pengelola koperasi. Sinergi antara pemerintah, Dekopinwil, Dekopinda, perguruan tinggi, dunia usaha, perbankan dan lembaga keuangan menjadi penting untuk menciptakan koperasi yang memiliki model bisnis berkelanjutan. Sumbar Bidik Tuan Rumah Harkopnas 2027 Selain agenda transformasi koperasi, kepemimpinan baru Dekopinwil Sumbar juga membawa target besar bagi daerah. Gun Sugianto menyampaikan aspirasi agar Sumatera Barat dapat menjadi tuan rumah peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) pada tahun 2027. Jika terealisasi, penyelenggaraan Harkopnas dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi ekonomi, produk koperasi dan UMKM Sumatera Barat kepada masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Agenda tersebut juga dapat menjadi ruang pertemuan gerakan koperasi nasional, pemerintah, dunia usaha, investor dan berbagai pemangku

DEKOPIN Sumbar Audiensi dengan Kapolda Sumbar, Perkuat Sinergi Kawal Pengembangan Koperasi Merah Putih

PADANG – Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (DEKOPINWIL) Sumatera Barat melakukan audiensi dengan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, di Markas Polda Sumatera Barat, Jalan Jenderal Sudirman, Padang. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi sekaligus melaporkan kesiapan pelaksanaan Pengukuhan Pengurus DEKOPIN Sumbar Periode 2025–2030 yang akan digelar pada 4 Juli 2026. Audiensi dipimpin oleh Ketua DEKOPIN Sumbar, Gun Sugianto, S.H., M.H., didampingi sejumlah pengurus DEKOPIN Sumbar. Dalam kesempatan tersebut, Gun Sugianto menyampaikan perkembangan persiapan pengukuhan kepengurusan baru yang akan dilantik langsung oleh Ketua Umum DEKOPIN, Bambang Haryadi, S.E., di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat. Kegiatan tersebut juga dijadwalkan dihadiri oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, bersama unsur pemerintah, gerakan koperasi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Selain menyampaikan kesiapan pelaksanaan pengukuhan, jajaran DEKOPIN Sumbar juga memaparkan komitmen organisasi dalam memperkuat pembinaan koperasi sebagai bagian dari pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan di Sumatera Barat. Dalam arahannya, Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, menegaskan pentingnya peran DEKOPIN sebagai organisasi yang menjadi wadah perjuangan sekaligus penyalur aspirasi koperasi. Menurutnya, DEKOPIN memiliki tanggung jawab besar untuk mengawal perkembangan koperasi agar mampu tumbuh secara sehat, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kapolda secara khusus menyoroti pentingnya pembinaan terhadap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang saat ini menjadi salah satu program strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat desa dan kelurahan. Ia berharap DEKOPIN Sumbar dapat mengambil peran aktif dalam memberikan pendampingan, pembinaan organisasi, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia koperasi sehingga program tersebut dapat berjalan secara optimal. Selain itu, Kapolda juga mendorong agar DEKOPIN menjalin kerja sama yang erat dengan aparat penegak hukum dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap koperasi. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan tata kelola koperasi yang sehat, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Menurutnya, kolaborasi antara gerakan koperasi, pemerintah, dan aparat penegak hukum akan menjadi modal penting dalam menyukseskan program pemberdayaan koperasi yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. “Program penguatan koperasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, seluruh pihak perlu bersama-sama mengawal pelaksanaannya agar berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ungkap Kapolda. Di akhir pertemuan, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta menyampaikan bahwa dirinya dalam waktu dekat akan mengemban tugas baru. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat atas dukungan yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai Kapolda. Ia juga berharap hubungan baik yang telah terjalin dengan DEKOPIN Sumbar dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya bersama dalam memajukan, mengawal, dan memberdayakan koperasi di Sumatera Barat. Sementara itu, Ketua DEKOPIN Sumbar, Gun Sugianto, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan berbagai masukan yang diberikan Kapolda. Menurutnya, arahan tersebut menjadi motivasi bagi DEKOPIN Sumbar untuk terus memperkuat peran sebagai organisasi gerakan koperasi yang mampu menghadirkan pembinaan, advokasi, dan kolaborasi bagi seluruh koperasi di Sumatera Barat. Melalui audiensi ini, DEKOPIN Sumbar menegaskan komitmennya untuk membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk unsur pemerintah dan aparat penegak hukum, guna mewujudkan koperasi yang modern, profesional, berintegritas, dan mampu menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan di Sumatera Barat.

DEKOPIN Sumbar Audiensi dengan Gubernur Mahyeldi, Matangkan Persiapan Pengukuhan Pengurus Periode 2025–2030

PADANG – Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (DEKOPINWIL) Sumatera Barat menggelar audiensi dengan Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi, S.P., M.M., di Istana Gubernur Sumatera Barat sebagai bagian dari persiapan menjelang Pengukuhan Pengurus DEKOPIN Sumbar Periode 2025–2030 yang akan dilaksanakan pada 4 Juli 2026. Audiensi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan gerakan koperasi dalam mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan di Ranah Minang. Dalam suasana penuh keakraban, jajaran pengurus DEKOPIN Sumbar menyampaikan berbagai kesiapan pelaksanaan pengukuhan sekaligus memaparkan agenda strategis organisasi pada masa kepengurusan yang baru. Ketua DEKOPIN Sumbar, Gun Sugianto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pengukuhan pengurus bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi titik awal untuk memperkuat peran DEKOPIN sebagai mitra strategis pemerintah dalam membina, mengembangkan, dan memperjuangkan kepentingan koperasi di Sumatera Barat. Menurutnya, kepengurusan periode 2025–2030 berkomitmen menghadirkan organisasi yang lebih profesional, kolaboratif, serta mampu menjawab tantangan perkembangan dunia koperasi di era transformasi digital. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyambut baik rencana pengukuhan pengurus DEKOPIN Sumbar dan mengapresiasi komitmen organisasi dalam memperkuat gerakan koperasi sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi daerah. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, lanjutnya, terus mendukung pengembangan koperasi sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan anggota, memperkuat pelaku usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan. Pengukuhan Pengurus DEKOPIN Sumbar Periode 2025–2030 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 4 Juli 2026, dan akan dipimpin langsung oleh Pimpinan Pusat DEKOPIN. Kegiatan tersebut juga direncanakan dihadiri oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. H. Fery Juliantono, bersama para tokoh koperasi nasional, unsur pemerintah, serta perwakilan gerakan koperasi dari berbagai daerah. Kehadiran Menteri Koperasi RI diharapkan menjadi dorongan bagi penguatan gerakan koperasi di Sumatera Barat sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah di bidang perkoperasian. Melalui audiensi ini, DEKOPIN Sumbar menegaskan pentingnya kolaborasi antara organisasi gerakan koperasi dan pemerintah daerah dalam membangun koperasi yang sehat, modern, dan berdaya saing. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai program inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi koperasi, pelaku usaha, dan masyarakat Sumatera Barat. Pengukuhan pengurus pada 4 Juli 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan baru bagi gerakan koperasi di Sumatera Barat untuk terus berkembang sebagai kekuatan ekonomi rakyat yang tangguh, profesional, dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

DEKOPIN Sumbar Audiensi dengan Wakil Gubernur, Matangkan Persiapan Pengukuhan Pengurus Periode 2025–2030

PADANG, 24 Juni 2026 – Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (DEKOPINWIL) Sumatera Barat menggelar audiensi dengan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, di Rumah Temu Wakil Gubernur Sumbar, Rabu (24/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan menjelang Pengukuhan Pengurus DEKOPIN Sumbar Periode 2025–2030 yang dijadwalkan berlangsung pada 4 Juli 2026. Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Jajaran pengurus DEKOPIN Sumbar menyampaikan berbagai persiapan pelaksanaan pengukuhan sekaligus membahas dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap penguatan gerakan koperasi di daerah. Ketua DEKOPIN Sumbar, Gun Sugianto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengukuhan kepengurusan periode 2025–2030 akan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara gerakan koperasi, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Sumatera Barat. Menurutnya, kepengurusan baru DEKOPIN Sumbar memiliki komitmen untuk menghadirkan organisasi yang lebih profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan ekonomi, termasuk transformasi koperasi di era digital. Dalam audiensi tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menyambut baik kehadiran jajaran DEKOPIN Sumbar dan menyampaikan apresiasinya atas upaya yang dilakukan dalam memperkuat peran koperasi sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi daerah. Pertemuan juga membahas pentingnya membangun kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah daerah dan gerakan koperasi agar koperasi semakin mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta menciptakan peluang ekonomi baru di berbagai sektor. Pengukuhan Pengurus DEKOPIN Sumbar Periode 2025–2030 dijadwalkan dilaksanakan pada Sabtu, 4 Juli 2026, dan akan dikukuhkan oleh jajaran Pimpinan Pusat DEKOPIN. Kegiatan tersebut juga direncanakan dihadiri oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, bersama sejumlah tokoh koperasi, pemerintah, dan pemangku kepentingan dari berbagai daerah. Kehadiran Menteri Koperasi RI diharapkan menjadi motivasi bagi gerakan koperasi di Sumatera Barat untuk terus bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang modern, profesional, dan berdaya saing. Momentum pengukuhan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam mendukung program-program strategis pemerintah di bidang perkoperasian. Melalui audiensi ini, DEKOPIN Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebagai mitra strategis dalam mengembangkan koperasi yang sehat, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

DEKOPIN Sumbar dan Universitas Bung Hatta Jajaki Kerja Sama Strategis untuk Sukseskan HARKOPNAS 2026

PADANG, 19 Juni 2026 – Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (DEKOPINWIL) Sumatera Barat terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya memajukan gerakan koperasi di daerah. Langkah tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi jajaran Universitas Bung Hatta (UBH) ke Kantor DEKOPIN Sumbar pada Jumat, 19 Juni 2026, sebagai awal pembahasan kerja sama strategis antara kedua lembaga. Rombongan Universitas Bung Hatta dipimpin oleh Wakil Rektor III, Dr. Zulherman, S.T., M.Sc., dan disambut langsung oleh Ketua DEKOPIN Sumbar, Gun Sugianto, S.H., M.H. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, dengan fokus pada penguatan sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan gerakan koperasi. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai landasan kerja sama yang akan dikembangkan dalam berbagai program strategis. Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian bersama adalah dukungan terhadap pelaksanaan Hari Koperasi Nasional (HARKOPNAS) 2026. Melalui kolaborasi ini, DEKOPIN Sumbar dan Universitas Bung Hatta berharap dapat menghadirkan berbagai kegiatan yang tidak hanya memeriahkan peringatan HARKOPNAS, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pengembangan koperasi di Sumatera Barat. Ketua DEKOPIN Sumbar, Gun Sugianto, menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya inovasi, riset, serta penguatan sumber daya manusia yang dibutuhkan koperasi agar mampu berkembang dan beradaptasi dengan tantangan zaman. “Kolaborasi antara gerakan koperasi dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk membangun koperasi yang lebih modern, profesional, dan berbasis inovasi. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem koperasi di Sumatera Barat,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta, Dr. Zulherman, S.T., M.Sc., menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung berbagai program pengembangan koperasi melalui kontribusi akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Sebagai institusi pendidikan tinggi, Universitas Bung Hatta memandang koperasi sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi kerakyatan yang perlu terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Pertemuan yang berlangsung pada 19 Juni 2026 ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terjalinnya kemitraan yang berkelanjutan antara DEKOPIN Sumbar dan Universitas Bung Hatta. Ke depan, kedua lembaga berkomitmen mengembangkan berbagai program bersama untuk mendukung suksesnya Hari Koperasi Nasional (HARKOPNAS) 2026, meningkatkan literasi perkoperasian di kalangan generasi muda, memperkuat riset dan inovasi, serta mendorong lahirnya koperasi yang semakin maju dan berdaya saing di Sumatera Barat. Melalui sinergi antara organisasi gerakan koperasi dan dunia akademik, DEKOPIN Sumbar optimistis kolaborasi ini akan memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ekonomi kerakyatan serta mempercepat transformasi koperasi menuju lembaga usaha yang modern, profesional, dan mampu menjawab tantangan era digital.

Ketua DEKOPIN Sumbar Berikan Pembekalan Perkoperasian kepada Pengurus Koperasi Merah Putih

PADANG, 6 Juni 2026 – Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (DEKOPINWIL) Sumatera Barat, Gun Sugianto, S.H., M.H., menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Perkoperasian bagi Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diselenggarakan di Aula Kantor DEKOPINWIL Sumatera Barat, Sabtu (6/6/2026). Pelatihan tersebut diikuti oleh para pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dari berbagai daerah di Sumatera Barat sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman mengenai tata kelola organisasi koperasi, penguatan kelembagaan, serta peran strategis gerakan koperasi dalam pembangunan ekonomi masyarakat. Dalam pemaparannya, Gun Sugianto memperkenalkan secara komprehensif profil DEKOPIN sebagai organisasi gerakan koperasi di Indonesia. Ia menjelaskan sejarah berdirinya DEKOPIN, visi dan misi organisasi, hingga peran dan fungsi DEKOPIN dalam memperjuangkan kepentingan koperasi serta menjadi mitra pemerintah dalam pengembangan sektor perkoperasian. Menurutnya, DEKOPIN tidak hanya berfungsi sebagai wadah berhimpunnya koperasi, tetapi juga berperan dalam memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong lahirnya koperasi yang profesional, mandiri, dan berdaya saing. Pada kesempatan tersebut, Gun Sugianto juga memperkenalkan berbagai perangkat lembaga yang dimiliki DEKOPIN sebagai pendukung pengembangan koperasi di Indonesia. Lembaga-lembaga tersebut meliputi LAPENKOP, JUK, BPIP, BKWK, BKPK, BPKH, serta LSP Koperasi, yang memiliki fungsi masing-masing dalam bidang pendidikan, pengembangan usaha, pemberdayaan, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia koperasi. Ia menjelaskan bahwa keberadaan perangkat organisasi tersebut menjadi salah satu kekuatan DEKOPIN dalam mendukung koperasi agar mampu berkembang secara profesional dan mampu menghadapi tantangan dunia usaha yang semakin kompetitif. Di akhir sesi, Gun Sugianto mengajak seluruh peserta yang merupakan pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk bergabung menjadi bagian dari keluarga besar DEKOPIN dengan mendaftarkan koperasi mereka melalui Dewan Koperasi Indonesia Daerah (DEKOPINDA) di kabupaten atau kota masing-masing. Menurutnya, keanggotaan dalam DEKOPIN akan memberikan ruang yang lebih luas bagi koperasi untuk memperoleh pembinaan, pendidikan, jejaring, advokasi, serta berbagai program pengembangan yang diselenggarakan oleh organisasi gerakan koperasi. “DEKOPIN merupakan organisasi yang dibentuk dari, oleh, dan untuk koperasi. Karena itu, kami mengajak seluruh koperasi untuk bersama-sama memperkuat gerakan koperasi melalui wadah DEKOPIN agar semakin mampu memberikan manfaat bagi anggotanya maupun masyarakat,” ujar Gun Sugianto. Melalui kegiatan pelatihan ini, DEKOPIN Sumatera Barat berharap para pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai nilai, prinsip, dan tata kelola koperasi, sehingga mampu membangun koperasi yang sehat, profesional, dan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di daerah.

DEKOPINDA
0
KOPERASI
0 +
ANGGOTA
0 K
RUPIAH
0 M+

OFFICE :Jl. S. Parman, Ulak Karang Utara, Kec. Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat