DEKOPIN Sumbar Audiensi dengan Kapolda Sumbar, Perkuat Sinergi Kawal Pengembangan Koperasi Merah Putih

PADANG – Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (DEKOPINWIL) Sumatera Barat melakukan audiensi dengan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, di Markas Polda Sumatera Barat, Jalan Jenderal Sudirman, Padang. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi sekaligus melaporkan kesiapan pelaksanaan Pengukuhan Pengurus DEKOPIN Sumbar Periode 2025–2030 yang akan digelar pada 4 Juli 2026. Audiensi dipimpin oleh Ketua DEKOPIN Sumbar, Gun Sugianto, S.H., M.H., didampingi sejumlah pengurus DEKOPIN Sumbar. Dalam kesempatan tersebut, Gun Sugianto menyampaikan perkembangan persiapan pengukuhan kepengurusan baru yang akan dilantik langsung oleh Ketua Umum DEKOPIN, Bambang Haryadi, S.E., di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat. Kegiatan tersebut juga dijadwalkan dihadiri oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, bersama unsur pemerintah, gerakan koperasi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Selain menyampaikan kesiapan pelaksanaan pengukuhan, jajaran DEKOPIN Sumbar juga memaparkan komitmen organisasi dalam memperkuat pembinaan koperasi sebagai bagian dari pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan di Sumatera Barat. Dalam arahannya, Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, menegaskan pentingnya peran DEKOPIN sebagai organisasi yang menjadi wadah perjuangan sekaligus penyalur aspirasi koperasi. Menurutnya, DEKOPIN memiliki tanggung jawab besar untuk mengawal perkembangan koperasi agar mampu tumbuh secara sehat, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kapolda secara khusus menyoroti pentingnya pembinaan terhadap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang saat ini menjadi salah satu program strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat desa dan kelurahan. Ia berharap DEKOPIN Sumbar dapat mengambil peran aktif dalam memberikan pendampingan, pembinaan organisasi, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia koperasi sehingga program tersebut dapat berjalan secara optimal. Selain itu, Kapolda juga mendorong agar DEKOPIN menjalin kerja sama yang erat dengan aparat penegak hukum dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap koperasi. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan tata kelola koperasi yang sehat, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Menurutnya, kolaborasi antara gerakan koperasi, pemerintah, dan aparat penegak hukum akan menjadi modal penting dalam menyukseskan program pemberdayaan koperasi yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. “Program penguatan koperasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, seluruh pihak perlu bersama-sama mengawal pelaksanaannya agar berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ungkap Kapolda. Di akhir pertemuan, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta menyampaikan bahwa dirinya dalam waktu dekat akan mengemban tugas baru. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat atas dukungan yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai Kapolda. Ia juga berharap hubungan baik yang telah terjalin dengan DEKOPIN Sumbar dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya bersama dalam memajukan, mengawal, dan memberdayakan koperasi di Sumatera Barat. Sementara itu, Ketua DEKOPIN Sumbar, Gun Sugianto, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan berbagai masukan yang diberikan Kapolda. Menurutnya, arahan tersebut menjadi motivasi bagi DEKOPIN Sumbar untuk terus memperkuat peran sebagai organisasi gerakan koperasi yang mampu menghadirkan pembinaan, advokasi, dan kolaborasi bagi seluruh koperasi di Sumatera Barat. Melalui audiensi ini, DEKOPIN Sumbar menegaskan komitmennya untuk membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk unsur pemerintah dan aparat penegak hukum, guna mewujudkan koperasi yang modern, profesional, berintegritas, dan mampu menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan di Sumatera Barat.
DEKOPIN Sumbar Audiensi dengan Gubernur Mahyeldi, Matangkan Persiapan Pengukuhan Pengurus Periode 2025–2030

PADANG – Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (DEKOPINWIL) Sumatera Barat menggelar audiensi dengan Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi, S.P., M.M., di Istana Gubernur Sumatera Barat sebagai bagian dari persiapan menjelang Pengukuhan Pengurus DEKOPIN Sumbar Periode 2025–2030 yang akan dilaksanakan pada 4 Juli 2026. Audiensi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan gerakan koperasi dalam mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan di Ranah Minang. Dalam suasana penuh keakraban, jajaran pengurus DEKOPIN Sumbar menyampaikan berbagai kesiapan pelaksanaan pengukuhan sekaligus memaparkan agenda strategis organisasi pada masa kepengurusan yang baru. Ketua DEKOPIN Sumbar, Gun Sugianto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pengukuhan pengurus bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi titik awal untuk memperkuat peran DEKOPIN sebagai mitra strategis pemerintah dalam membina, mengembangkan, dan memperjuangkan kepentingan koperasi di Sumatera Barat. Menurutnya, kepengurusan periode 2025–2030 berkomitmen menghadirkan organisasi yang lebih profesional, kolaboratif, serta mampu menjawab tantangan perkembangan dunia koperasi di era transformasi digital. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyambut baik rencana pengukuhan pengurus DEKOPIN Sumbar dan mengapresiasi komitmen organisasi dalam memperkuat gerakan koperasi sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi daerah. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, lanjutnya, terus mendukung pengembangan koperasi sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan anggota, memperkuat pelaku usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan. Pengukuhan Pengurus DEKOPIN Sumbar Periode 2025–2030 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 4 Juli 2026, dan akan dipimpin langsung oleh Pimpinan Pusat DEKOPIN. Kegiatan tersebut juga direncanakan dihadiri oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. H. Fery Juliantono, bersama para tokoh koperasi nasional, unsur pemerintah, serta perwakilan gerakan koperasi dari berbagai daerah. Kehadiran Menteri Koperasi RI diharapkan menjadi dorongan bagi penguatan gerakan koperasi di Sumatera Barat sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah di bidang perkoperasian. Melalui audiensi ini, DEKOPIN Sumbar menegaskan pentingnya kolaborasi antara organisasi gerakan koperasi dan pemerintah daerah dalam membangun koperasi yang sehat, modern, dan berdaya saing. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai program inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi koperasi, pelaku usaha, dan masyarakat Sumatera Barat. Pengukuhan pengurus pada 4 Juli 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan baru bagi gerakan koperasi di Sumatera Barat untuk terus berkembang sebagai kekuatan ekonomi rakyat yang tangguh, profesional, dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
DEKOPIN Sumbar Audiensi dengan Wakil Gubernur, Matangkan Persiapan Pengukuhan Pengurus Periode 2025–2030

PADANG, 24 Juni 2026 – Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (DEKOPINWIL) Sumatera Barat menggelar audiensi dengan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, di Rumah Temu Wakil Gubernur Sumbar, Rabu (24/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan menjelang Pengukuhan Pengurus DEKOPIN Sumbar Periode 2025–2030 yang dijadwalkan berlangsung pada 4 Juli 2026. Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi. Jajaran pengurus DEKOPIN Sumbar menyampaikan berbagai persiapan pelaksanaan pengukuhan sekaligus membahas dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap penguatan gerakan koperasi di daerah. Ketua DEKOPIN Sumbar, Gun Sugianto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengukuhan kepengurusan periode 2025–2030 akan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara gerakan koperasi, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Sumatera Barat. Menurutnya, kepengurusan baru DEKOPIN Sumbar memiliki komitmen untuk menghadirkan organisasi yang lebih profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan perkembangan ekonomi, termasuk transformasi koperasi di era digital. Dalam audiensi tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menyambut baik kehadiran jajaran DEKOPIN Sumbar dan menyampaikan apresiasinya atas upaya yang dilakukan dalam memperkuat peran koperasi sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi daerah. Pertemuan juga membahas pentingnya membangun kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah daerah dan gerakan koperasi agar koperasi semakin mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta menciptakan peluang ekonomi baru di berbagai sektor. Pengukuhan Pengurus DEKOPIN Sumbar Periode 2025–2030 dijadwalkan dilaksanakan pada Sabtu, 4 Juli 2026, dan akan dikukuhkan oleh jajaran Pimpinan Pusat DEKOPIN. Kegiatan tersebut juga direncanakan dihadiri oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, bersama sejumlah tokoh koperasi, pemerintah, dan pemangku kepentingan dari berbagai daerah. Kehadiran Menteri Koperasi RI diharapkan menjadi motivasi bagi gerakan koperasi di Sumatera Barat untuk terus bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang modern, profesional, dan berdaya saing. Momentum pengukuhan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam mendukung program-program strategis pemerintah di bidang perkoperasian. Melalui audiensi ini, DEKOPIN Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebagai mitra strategis dalam mengembangkan koperasi yang sehat, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
DEKOPIN Sumbar dan Universitas Bung Hatta Jajaki Kerja Sama Strategis untuk Sukseskan HARKOPNAS 2026

PADANG, 19 Juni 2026 – Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (DEKOPINWIL) Sumatera Barat terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya memajukan gerakan koperasi di daerah. Langkah tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi jajaran Universitas Bung Hatta (UBH) ke Kantor DEKOPIN Sumbar pada Jumat, 19 Juni 2026, sebagai awal pembahasan kerja sama strategis antara kedua lembaga. Rombongan Universitas Bung Hatta dipimpin oleh Wakil Rektor III, Dr. Zulherman, S.T., M.Sc., dan disambut langsung oleh Ketua DEKOPIN Sumbar, Gun Sugianto, S.H., M.H. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, dengan fokus pada penguatan sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan gerakan koperasi. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai landasan kerja sama yang akan dikembangkan dalam berbagai program strategis. Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian bersama adalah dukungan terhadap pelaksanaan Hari Koperasi Nasional (HARKOPNAS) 2026. Melalui kolaborasi ini, DEKOPIN Sumbar dan Universitas Bung Hatta berharap dapat menghadirkan berbagai kegiatan yang tidak hanya memeriahkan peringatan HARKOPNAS, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pengembangan koperasi di Sumatera Barat. Ketua DEKOPIN Sumbar, Gun Sugianto, menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya inovasi, riset, serta penguatan sumber daya manusia yang dibutuhkan koperasi agar mampu berkembang dan beradaptasi dengan tantangan zaman. “Kolaborasi antara gerakan koperasi dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk membangun koperasi yang lebih modern, profesional, dan berbasis inovasi. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem koperasi di Sumatera Barat,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta, Dr. Zulherman, S.T., M.Sc., menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung berbagai program pengembangan koperasi melalui kontribusi akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Sebagai institusi pendidikan tinggi, Universitas Bung Hatta memandang koperasi sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi kerakyatan yang perlu terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Pertemuan yang berlangsung pada 19 Juni 2026 ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terjalinnya kemitraan yang berkelanjutan antara DEKOPIN Sumbar dan Universitas Bung Hatta. Ke depan, kedua lembaga berkomitmen mengembangkan berbagai program bersama untuk mendukung suksesnya Hari Koperasi Nasional (HARKOPNAS) 2026, meningkatkan literasi perkoperasian di kalangan generasi muda, memperkuat riset dan inovasi, serta mendorong lahirnya koperasi yang semakin maju dan berdaya saing di Sumatera Barat. Melalui sinergi antara organisasi gerakan koperasi dan dunia akademik, DEKOPIN Sumbar optimistis kolaborasi ini akan memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ekonomi kerakyatan serta mempercepat transformasi koperasi menuju lembaga usaha yang modern, profesional, dan mampu menjawab tantangan era digital.
Ketua DEKOPIN Sumbar Berikan Pembekalan Perkoperasian kepada Pengurus Koperasi Merah Putih

PADANG, 6 Juni 2026 – Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (DEKOPINWIL) Sumatera Barat, Gun Sugianto, S.H., M.H., menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Perkoperasian bagi Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diselenggarakan di Aula Kantor DEKOPINWIL Sumatera Barat, Sabtu (6/6/2026). Pelatihan tersebut diikuti oleh para pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dari berbagai daerah di Sumatera Barat sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman mengenai tata kelola organisasi koperasi, penguatan kelembagaan, serta peran strategis gerakan koperasi dalam pembangunan ekonomi masyarakat. Dalam pemaparannya, Gun Sugianto memperkenalkan secara komprehensif profil DEKOPIN sebagai organisasi gerakan koperasi di Indonesia. Ia menjelaskan sejarah berdirinya DEKOPIN, visi dan misi organisasi, hingga peran dan fungsi DEKOPIN dalam memperjuangkan kepentingan koperasi serta menjadi mitra pemerintah dalam pengembangan sektor perkoperasian. Menurutnya, DEKOPIN tidak hanya berfungsi sebagai wadah berhimpunnya koperasi, tetapi juga berperan dalam memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong lahirnya koperasi yang profesional, mandiri, dan berdaya saing. Pada kesempatan tersebut, Gun Sugianto juga memperkenalkan berbagai perangkat lembaga yang dimiliki DEKOPIN sebagai pendukung pengembangan koperasi di Indonesia. Lembaga-lembaga tersebut meliputi LAPENKOP, JUK, BPIP, BKWK, BKPK, BPKH, serta LSP Koperasi, yang memiliki fungsi masing-masing dalam bidang pendidikan, pengembangan usaha, pemberdayaan, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia koperasi. Ia menjelaskan bahwa keberadaan perangkat organisasi tersebut menjadi salah satu kekuatan DEKOPIN dalam mendukung koperasi agar mampu berkembang secara profesional dan mampu menghadapi tantangan dunia usaha yang semakin kompetitif. Di akhir sesi, Gun Sugianto mengajak seluruh peserta yang merupakan pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk bergabung menjadi bagian dari keluarga besar DEKOPIN dengan mendaftarkan koperasi mereka melalui Dewan Koperasi Indonesia Daerah (DEKOPINDA) di kabupaten atau kota masing-masing. Menurutnya, keanggotaan dalam DEKOPIN akan memberikan ruang yang lebih luas bagi koperasi untuk memperoleh pembinaan, pendidikan, jejaring, advokasi, serta berbagai program pengembangan yang diselenggarakan oleh organisasi gerakan koperasi. “DEKOPIN merupakan organisasi yang dibentuk dari, oleh, dan untuk koperasi. Karena itu, kami mengajak seluruh koperasi untuk bersama-sama memperkuat gerakan koperasi melalui wadah DEKOPIN agar semakin mampu memberikan manfaat bagi anggotanya maupun masyarakat,” ujar Gun Sugianto. Melalui kegiatan pelatihan ini, DEKOPIN Sumatera Barat berharap para pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai nilai, prinsip, dan tata kelola koperasi, sehingga mampu membangun koperasi yang sehat, profesional, dan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di daerah.
Gun Sugianto Terpilih Aklamasi Pimpin DEKOPIN Sumbar Periode 2025–2030

PADANG – Gerakan koperasi di Sumatera Barat memasuki babak baru setelah Gun Sugianto, SH., MH. dipercaya memimpin Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (DEKOPINWIL) Sumatera Barat untuk masa bakti 2025–2030. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Musywil) DEKOPIN Sumbar yang berlangsung di Hotel Grand Basko Padang pada 27–28 Oktober 2025. Proses pemilihan berlangsung melalui musyawarah mufakat yang melibatkan perwakilan dari 19 Dewan Koperasi Indonesia Daerah (DEKOPINDA) kabupaten dan kota serta sembilan koperasi sekunder di Sumatera Barat. Kesepakatan bulat tersebut mencerminkan semangat demokrasi dan kebersamaan yang menjadi nilai dasar gerakan koperasi. Usai dipercaya memimpin DEKOPIN Sumbar, Gun Sugianto menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya untuk menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, hasil musyawarah yang menghasilkan keputusan secara aklamasi menjadi modal penting untuk memperkuat persatuan seluruh insan koperasi di Sumatera Barat dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi ke depan. Sebagai langkah awal kepemimpinannya, Gun Sugianto akan segera menyusun struktur kepengurusan baru yang diharapkan mampu menghadirkan organisasi yang lebih solid, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan koperasi di daerah. Ia menargetkan pelantikan pengurus dapat dilaksanakan pada Desember 2025 dengan menghadirkan jajaran pimpinan Dewan Koperasi Indonesia serta Menteri Koperasi. Selain pembentukan kepengurusan, salah satu fokus utama yang akan dijalankan adalah mengaktifkan kembali tujuh organisasi otonom di bawah naungan DEKOPIN Sumbar. Menurutnya, organisasi-organisasi tersebut memiliki peran strategis dalam memperkuat ekosistem koperasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan terhadap anggota. Gun Sugianto menilai koperasi harus kembali menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat. Karena itu, seluruh potensi yang dimiliki DEKOPIN Sumbar akan dioptimalkan agar mampu melahirkan koperasi yang sehat, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya. Ia juga menegaskan bahwa penguatan koperasi sejalan dengan arah pembangunan ekonomi nasional yang mendorong tumbuhnya ekonomi kerakyatan melalui pengembangan Koperasi Merah Putih. Sosok Gun Sugianto sendiri bukan nama baru dalam dunia perkoperasian maupun pengembangan ekonomi masyarakat. Selama ini ia dikenal sebagai salah seorang pendiri Koperasi Simpan Pinjam Syariah Baitul Tamwil Muhammadiyah Sumatera Barat. Di samping itu, ia juga aktif sebagai Ketua Umum Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) Sumatera Barat, Wakil Ketua Umum KADIN Sumatera Barat, serta Ketua Majelis Ekonomi Muhammadiyah Sumatera Barat. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal dalam memperkuat peran DEKOPIN sebagai mitra strategis pemerintah dan wadah pemersatu gerakan koperasi di Ranah Minang. Dalam kesempatan tersebut, Gun Sugianto turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus DEKOPIN Sumbar periode sebelumnya yang dipimpin oleh Ir. H. Hendra Irwan Rahim atas dedikasi dan kontribusinya dalam membangun gerakan koperasi di Sumatera Barat. Ia menegaskan bahwa berbagai program yang telah berjalan dengan baik akan diteruskan, sementara berbagai hal yang masih perlu ditingkatkan akan menjadi perhatian pada masa kepengurusan mendatang. Terpilihnya Gun Sugianto diharapkan menjadi momentum kebangkitan baru bagi gerakan koperasi di Sumatera Barat. Dengan kolaborasi seluruh insan koperasi, DEKOPIN Sumbar diharapkan mampu memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang modern, profesional, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Barat.