Ketua Dekopinwil Sumbar Hadiri Pelantikan 19 DPC HKTI se-Sumatera Barat

PADANG – Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sumatera Barat menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) pada 19 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat periode 2026–2031, yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, Selasa (1/9/2026). Kehadiran Ketua Dekopinwil Sumbar dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi dan pembangunan sektor pertanian di Sumatera Barat, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat perdesaan. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Barat turut menyapa Ketua Dekopinwil Sumbar. Dalam suasana hangat, Wakil Gubernur menyampaikan harapannya agar koordinasi dan sinergi antara Dekopinwil Sumbar dengan HKTI dapat semakin diperkuat ke depan. “Minta tolong Ketua Dekopin, koordinasinya dengan HKTI ke depannya diperkuat ya, Pak Gun,” ujar Wakil Gubernur Sumatera Barat saat menyapa Ketua Dekopinwil Sumbar. Pesan tersebut menjadi perhatian penting dalam membangun kolaborasi antara gerakan koperasi dan organisasi petani di Sumatera Barat. Sinergi kedua organisasi dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, khususnya bagi petani dan masyarakat perdesaan. Dalam agenda tersebut, sebanyak 19 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI kabupaten dan kota di Sumatera Barat dikukuhkan secara serentak. Prosesi pelantikan dipimpin oleh Ketua Harian Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Andi Muhammad Syakir, yang hadir mewakili Ketua Umum DPN HKTI, Sudaryono. Pelantikan tersebut juga dirangkaikan dengan Musyawarah Daerah DPD HKTI Sumatera Barat yang menetapkan Evi Yandri Rajo Budiman sebagai Ketua DPD HKTI Sumatera Barat periode 2026–2031. Ketua Dekopinwil Sumbar menilai bangkitnya kembali HKTI di Sumatera Barat merupakan momentum penting untuk memperkuat perhatian dan keberpihakan bersama terhadap sektor pertanian. Menurutnya, pertanian memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan gerakan perkoperasian, terutama dalam membangun kekuatan ekonomi masyarakat dari tingkat akar rumput. Petani membutuhkan peningkatan kapasitas produksi dan juga perlu didukung melalui penguatan kelembagaan ekonomi, akses pembiayaan, pemasaran, pengolahan hasil, serta pengembangan nilai tambah produk pertanian. “HKTI memiliki peran strategis dalam memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan petani. Sementara koperasi dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat posisi ekonomi petani, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga pemasaran dan pengolahan hasil pertanian,” ujarnya. Ia berharap kepengurusan HKTI yang baru, baik di tingkat provinsi maupun 19 kabupaten dan kota, dapat membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan gerakan koperasi. Sinergi antara HKTI dan Dekopinwil Sumbar, menurutnya, memiliki potensi besar dalam mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis pertanian. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani. Selain itu, tantangan pertanian ke depan juga menuntut adanya regenerasi petani dan penerapan teknologi modern. Oleh karena itu, organisasi pertanian dan gerakan koperasi diharapkan dapat bersama-sama membuka ruang yang lebih besar bagi generasi muda untuk terlibat dalam sektor pertanian. “Pertanian harus menjadi sektor yang menjanjikan secara ekonomi. Kita perlu melihat bahwa pertanian memiliki masa depan, terutama apabila dikelola secara modern, produktif, berbasis teknologi dan didukung oleh kelembagaan ekonomi yang kuat,” katanya. Ketua Dekopinwil Sumbar juga mengucapkan selamat kepada pengurus DPD HKTI terpilih dan DPC HKTI se-Sumatera Barat yang telah dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2031. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta diwujudkan melalui program nyata yang memberikan manfaat bagi petani dan masyarakat Sumatera Barat. “Selamat kepada Bapak Eviyandri Rajo Budiman Ketua DPD HKTI Sumatera Barat terpilih dan seluruh DPC HKTI pada 19 kabupaten dan kota yang dilantik. Semoga HKTI semakin kuat, semakin solid, dan mampu menjadi wadah perjuangan bagi peningkatan kesejahteraan petani serta kemajuan pertanian Sumatera Barat,” tutupnya. Pelantikan tersebut menjadi momentum kebangkitan kembali HKTI di Sumatera Barat sekaligus memperkuat komitmen bersama antara pemerintah daerah, organisasi petani, dan gerakan koperasi untuk membangun sektor pertanian yang maju, mandiri, berkelanjutan, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi para petani.

DEKOPINDA
0
KOPERASI
0 +
ANGGOTA
0 K
RUPIAH
0 M+

OFFICE :Jl. S. Parman, Ulak Karang Utara, Kec. Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat